Tanggal : 01/13/2017, 15:29:05, dibaca 261 kali.

Presiden Putuskan Ujian Nasional Tetap Ada


JAKARTA, (PR).- Presiden RI Joko Widodo memutuskan Ujian Nasional (UN) 2017 tetap diadakan. Namun, perbaikan dan penyempurnaan harus dilakukan. Salah satu bentuk perbaikan untuk mendukung UN, yakni guru-guru yang harus tersertifikasi.


"Salah satu perbaikan yang ada, guru yang sudah disertifikasi tentunya perlu dilakukan dari waktu ke waktu untuk ditingkatkan kemampuannya. Sehingga dengan demikian akan ada evaluasi terhadap kinerja guru," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat menjelaskan hasil Rapat Terbatas mengenai UN di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 19 Desember 2016.


Tujuan UN tetap dilaksanakan, kata Pramono, agar bukan hanya sekolah-sekolah bagus saja yang semakin bagus, tetapi juga ada pemerataan. Jika UN tidak dijalankan, pemerintah khawatir dapat menimbulkan kesenjangan baru, antara sekolah bagus dan tidak bagus, terutama antara sekolah di Jawa dan luar Jawa.


Pramono mengatakan UN masih diharapkan dapat menjadi tola ukur (benchmarking) kemajuan para siswa. Pemerintah juga harus menyediakan bahan-bahan pertanyaan atau kisi-kisi UN untuk mempersiapkan siswa menghadapi UN.


"Presiden betul-betul menginginkan siswa kita bukan hanya menjadi petarung pada tingkat lokal saja, tetapi juga bisa bersaing pada tingkat internasional. Untuk itu, UN tetap dijalankan, kemudian ada beberapa penambahan, termasuk di dalamnya kisi-kisi dari sekolah secara nasional," kata Pramono.***

Sumber:
http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2016/12/19/presiden-putuskan-ujian-nasional-tetap-ada-388230